Thursday, October 28

.::Erti kehambaan::.

Segala puji padaMu Tuhan yang memiliki sekelian alam. Selawat dan salam ke atas junjungan tercinta Nabi yang mulia Nabi Muhammad SAW serta para sahabat dan ahli keluarga baginda.
Ya Allah dikala dan saat yang masih berbaki ini kami datang kepadaMu menyahut seruan kasih dan cintaMu terhadap kami. Ingin kami labuhkan rasa kekurangan serta kedhoifan keinsanan kami padaMu.
Ya Allah Engkau lebih tahu apa yang kami tidak tahu.. Engkau lebih memahami dari apa yang kami jahil… Engkau adalah penentu apa yang kami dambakan… Ya Allah kami sedar mungkin apa yang kami harap adalah sesuatu yang memudaratkan kami di kemudian hari, justeru Engkau gantikan yang lain mungkin lebih baik dari apa yang kami dambakan.. Namun Ya Allah… lemahnya kami.. luluhnya hati kami kerana kami masih buta dalam menilai hikmahMu..
Kuatkanlah imam kami, Ya Allah..
Hidupkanlah hati kami, Ya Allah..
Rezekikanlah kami kefahaman yang akan membuatkan kami pasrah dan redha atas segala ketentuanMu..
Ya Allah, maafkanlah kami.. ampunkanlah kami.. kerana kejahilan kami yang membutakan hati kami…
Ya Allah, kami buta untuk menilai segala nikmat kurniaanmu. Sedangkan nikmat yang terbentang sebenarnya sudah cukup untuk menyedarkan kami. Tetapi nafsu ini tidak pernah puas lantaran jahilnya kami dan lalainya kami dengan kehidupan ini.
Betapa tandusnya ilmu dan keyakinan kami menyebabkan kami telah memilih sesuatu yang tidak kekal untuk kami puja dan harapkan. Kekadang sapaan hidayahMu dapat mengingatkan kami tapi mudah saja kami abaikan bila kelekaan dunia menyergah ke dalam lubuk hati kami.
Ya Allah, Engkaulah maksud kami.. harapan dan matlamat kami. Namun kenapa jiwa ini sering meletakkan sesuatu yang lain antara Engkau dan kami. Munafikkah kami?
Ya Allah, maafkanlah kami.. ampunilah kami.. kerana menduakanMU. Kami lebih yakin pada diri kami sendiri dari terus bersandar harap padaMu. Bibir kami mengungkapkan cinta padaMu tapi hati kami lebih cinta kepada makluk ciptaanMu. Bibir kami mengungkapkan kalimah rindu padaMu namun hakikatnya rindu kami hanyalah tertumpah pada nikmat ciptaanMu.Ya Allah selamatkanlah hati-hati kami dari terus dirobek perasaan yang akan menyebabkan sirnanya kecintaan yang tulus padaMu. Wahai Tuhan yang menguasai hati-hati manusia tetapkanlah hati kami padaMu, dalam mencari cintaMu, pada menagih kasihMu.
Ya Allah kami bertaubat kepadaMu, kami kembali kepadaMu, dan kami menyesal atas segala kesalahan perbuatan kami.
Ya Allah, siapa lagi yang dapat menyelamatkan kami pada waktu yang kami amat mengharapkannya.. tiada pada yang lain hanyalah Engkau, Ya Allah. Ampunkanlah segala kesalahan dan  dosa kami.

No comments:

Followers